Laman

Kamis, 03 Februari 2011

Nokia N5800 XpessMusic

nokia tube n5800 xpressmusic detail

Spesifikasi Teknik

Ukuran
  • Bentuk: Klasik menggunakan antarmuka sentuhan
  • Dimensi: 111 x 51.7 x 15.5 mm
  • Berat: 109 g
  • Volume: 83 cc
  • Antarmuka pengguna sentuhan dioptimalkan untuk penggunaan satu tangan dengan tactile feedback

Display dan 3D
  • Layar utama
    - Ukuran: 3.2"
    - Resolusi: 640 x 360 piksel (nHD)
    - Sampai 16 juta warna
    - Rasio aspek 16:9
    - Sensor orientasi otomatis (Accelerometer) untuk rotasi layar
  • Mesin foto 3D

Tombol dan metode input
  • Dukungan stylus, plectrum dan sentuhan jari untuk input teks dan kontrol antarmuka pengguna (keypad alfanumerik, keyboard penuh dan mini, pengenalan tulisan tangan, tulisan tangan layar penuh untuk bahasa Cina)
  • Tombol sentuh Media Bar khusus untuk akses ke musik, galeri, share on-line, Pusat Video dan browser web
  • Perintah suara
  • Tombol fisik untuk tombol aplikasi (tombol menu), kirim & putus, power, kamera, kunci, volume naik & turun

Warna dan cover
  • Warna yang tersedia:
    - Merah
    - Biru
    - Hitam
    Warna yang tersedia bervariasi di tiap negara.

Konektor
  • Konektior Micro-USB, USB 2.0 berkecepatan tinggi
  • Konektor Nokia AV 3.5 mm
  • Slot kartu MicroSD, jack DC kecil, kabel Micro USB ke PC (CA-101D)

Sumber daya
  • Baterao Li-Ion BL-5J 1320 mAh
  • Waktu bicara (maksimum):
    - GSM 8.8 jam
    - WCDMA 5 jam
  • Waktu siaga (maksimum):
    - GSM 300 jam
    - WCDMA 300 jam
  • Waktu browsing dengan data paket (maksimum): 3.4 jam
  • Waktu playback video (maksimum): 5.2 jam, Waktu playback video (maksimum, nHD/Mpeg4) 3.4 jam
  • Video recording time (maksimum): 3.6 jam
  • Waktu panggilan video (maksimum): 3 jam
  • Waktu playback musik (maksimum): Sampai 35 jam
  • Waktu permainan (maksimum): 5.6 jam

nokia tube n5800 xpressmusic touchscreen
Memori
  • Slot kartu memori MicroSD, hot swappable, maks. 16 GB
  • Memori internal 81 MB
  • Kartu memori microSD 8GB dalam kemasan, dapat diupgrade sampai 16GB
Frekuensi operasi
  • WCDMA 900/2100
  • GSM/EDGE 850/900/1800/1900
  • Beralih secara otomatis antara band GSM
  • Modus penerbangan

Jaringan data
  • CSD
  • HSCSD
  • GPRS/EDGE kelas B, multislot kelas 32, kecepatan maksimum 296/177 kbps (DL/UL)
  • WCDMA 2100/900 dengan suara dan data paket simultan, kecepatan maksimum PS 384/384 kbps (UL/DL), CS kecepatan maksimum 64 kbps
  • HSDPA cat 6, kecepatan maksimum 3.6 Mbps (DL)
  • WLAN IEEE 802.11 b/g (hanya versi 3G)
  • Dukungan TCP/IP

Konektivitas dan sinkronisasi lokal
  • Bluetooth versi 2.0
    - Profil Bluetooth: A2DP & AVRCP
  • Dukungan MTP (Mobile Transfer Protocol)
  • Mendukung sinkronisasi untuk PC dengan menggunakan Nokia OVI Suite

Fitur panggilan
  • Speakerphone hands-free terintegrasi
  • Tampilan nomor untuk olah pesan dan panggilan
  • Penjawab bebas dengan headset atau car kit
  • Tombol penjawab bebas
  • Panggilan tunggu, menahan panggilan, pengalihan panggilan
  • Waktu panggilan
  • Daftar panggilan keluar, masuk dan tidak terjawab
  • Panggilan ulang otomatis
  • Panggilan cepat
  • Panggilan suara: speaker independent dialling dan perintah suara (SIND)
  • Dukungan fixed dialling number
  • Getar (internal), juga dengan tactile feedback
  • Tombol volume di bagian samping
  • Mute/unmute
  • Bar kontak untuk 4 kontak dengan foto dan catatan komunikasi (SMS, IM, email, web feed)
  • Nada dering berbicara
  • Panggilan konferensi dengan sampai 6 peserta
  • Panggilan video: sampai 3jam, QCIF 176 x 144 piksel, rendah sampai 5 fps, normal sampai 10 fps, halus sampai 15 fps

Olah pesan
  • SMS
  • Hapus banyak SMS
  • MMS versi 1.3, ukuran pesan sampai 600 kb
  • Resize foto otomatis untuk MMS
  • Nokia Xpress audio messaging
  • Kotak masuk umum untuk pesan SMS dan MMS
  • Tampilan nomor untuk olah pesan
  • Daftar distribusi untuk olah pesan
  • Instant messaging client
  • Broadcast seluler

E-mail
  • Protokol yang didukung: IMAP, POP, SMTP
  • Mendukung lampiran email
  • Dukungan notifikasi e-mail OMA
  • Mail for Exchange 2008 pada DL client, dalam 2009 embedded

Web browsing
  • Bahasa markup yang didukung: HTML, XHTML, WML
  • Protokol yang didukung: HTTP, WAP, JavaScript
  • Dukungan TCP/IP
  • Browser OSS
  • Nokia Mobile Search
nokia tube n5800 xpressmusic multi detail

GPS dan navigasi
  • GPS terintegrasi untuk pejalan kaki dan navigasi mobil
  • Aplikasi Ovi Maps 2.0 Touch
Fotografi
  • Kamera 3.2 megapiksel (2048 x 1536 piksel)
  • Format foto: JPEG
  • Carl Zeiss optics
  • Zoom digital 3x
  • Autofokus
  • Flash LED ganda
  • Modus flash: Aktif, tidak aktif, otomatis, reduksi mata merah
  • Modus pengaturan cahaya: otomatis, cerah, berawan, berpijar, fluoresen
  • Titik pusat eksposur otomatis; kompensasi eksposur: +2 ~ -2EV pada 0.5 step
  • Normal, Sepia, Hitam&Putih, Vivid, Negatif
  • Tombol kamera khusus
  • Orientasi mendatar (horisontal)
  • Editor foto pada ponsel
  • Cetak langsung ke printer yang kompatibel

Video
  • Kamera utama
    Rekaman video sampai 640 x 480 piksel dan sampai 30 fps (TV berkualitas tinggi), sampai 640 x 352 piksel dan sampai 30 fps (kualitas layar lebar), sampai 320 x 240 piksel dan sampai 30 fps/15 fps (email berkualitas tinggi/normal), sampai 176 x 144 dan sampai 15 fps (kualitas sharing)
    - Zoom video digital sampai 4x
  • Kamera depan untuk panggilan video
  • Format file rekaman video: .mp4, .3gp
  • Format rekaman audio: WAV (normal), AMR (MMS), AAC/MP4 (kualitas tinggi)
  • Modus pengaturan cahaya video: otomatis, cerah, berawan, berpijar, fluoresen
  • Modus pemandangan: otomatis, malam
  • Modus nada warna: normal, sepia, hitam & putih, vivid, negatif
  • Panjang klip (maksimum): 1 jam 30 menit (kualitas tinggi atau normal). Tergantung pada memori yang tersedia.
  • RealPlayer
  • Format file playback video: MPEG4-SP playback 30fps VGA, MPEG4-AVC playback 30fps QVGA, WMV9 playback 30fps QVGA, MPEG4-SP playback 30 fps nHD
  • Video streaming: 3GPP dan CIF
  • Playback video modus mendatar
  • Editor video pada ponsel
  • Layanan Pusat Video yang didukung: download dan stream konten video, dukungan WMV, video feeds

Playback musik dan audio
  • Nokia Nseries digital music player
    - Playlist
    - Equalizer grafik 8-band
    - pilihan berdasar nama artis, album dan genre
    tampilan grafis album dan visualisasi audio
    bass booster, pelebaran stereo, loudness
  • Format file playback musik: .mp3, SpMidi, AAC, AAC+, eAAC+, WMA
  • Tombol volume khusus & akses cepat ke Pemutar Musik dari Media Bar, tombol musik khusus dalam unit kontrol headset AD-54
  • Radio FM stereo
  • Konektor Nokia AV 3.5 mm
  • Music Player
  • Nokia Music Manager
  • Dukungan Nokia Podcasting
  • Nada dering: nada dering 3D stereo, 64-nada poliponik, nada dering mp3 & video (3 video dan 9 lagu mp3 built-in)
  • Speaker stereo terintegrasi dengan suara surround (kualitas suara hi-fi sebening kristal dengan chip audio khusus)

Rekaman suara dan audio
  • Perintah suara
  • Speaker-independent name dialling (SIND)
  • Perekam suara
  • AMR, NB-AMR, FR, EFR
  • Mikropon digital

Personalisasi: profil, tema, nada dering
  • Profil yang dapat dipersonalisasi
  • Nada dering: nada dering stereo 3D, 64-nada poliponik, nada dering mp3 & video
  • Tema
Platform software dan antarmuka pengguna
  • S60 edisi ke5
  • Symbian OS versi 9.4
  • Siaga aktif
  • Media Bar
  • Bar Kontak

Personal information management (PIM): kontak, jam, kalender dsb.
  • Mendukung penambahan foto ke kontak
  • Mendukung grup kontak
  • Jam: analog dan digital, jam dunia
  • Jam alarm
  • Pengingat
  • Kalkulator
  • Kalender dengan tampilan minggu dan bulan
  • Konverter
  • Catatan
  • Agenda

Aplikasi
  • Java TM MIDP 2.0
  • Flash Lite 3.0
  • Permainan: 3D Bounce dan Global Race, DVD: Ulead VTB
  • Nokia Maps
  • Map loader
  • PC Download
  • PC Photos
  • Download!
  • Menambah aplikasi lainnya:
    - Download over-the-air (OTA)

Permainan
  • Permainan: 3D Bounce dan Global Race
  • 5800 XpressMusic dengan stylus pen
  • Battery (BL-5J)
  • High Efficiency Charger (AC-8)
  • Nokia Stereo Headset WH-205
  • Connectivity Cable (CA-101)
  • 4GB atau 8GB microSDHC card (MU-43) (variasi berdasarkan negara)
  • Stylus plectrum dalam tali gantungan (CP-306)
  • Panduan pengguna dan Panduan cepat
  • Mini DVD
Rekomendasi aksesoris
  • Nokia Stereo Headset (WH-500)
  • Nokia Bluetooth Stereo Headset (BH-504)
  • Nokia Mini Speakers (MD-8)

Solusi mobil kompatibel
  • Nokia Car Kit CK-100

Aksesoris kompatibel
  • Nokia Mini Speakers MD-6
  • Nokia Bluetooth Speakers MD-7W
  • Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-503

Selasa, 25 Januari 2011

Hello sobat gamer yang suka bermain game. Masih ingat sama game-game PS1, disini sobat bisa bermain permainan PS1 menggunakan software Emulator PSX dengan format permainan bin, iso, img, cue, ccd. Game PSX / PS one .iso ini gw dapatkan dari Forum Indowebster.
Semoga permainan PSX ini bisa membantu sobat pecinta game.
Untuk Emulator PSX / PS one V.1.7 - Download disni

A
Ace Combat 3 : Electrosphere 7.5
Alien Resurrection (IDWS) 

Alundra 8.1
Alundra 2 7.0

Ape Escape
Arc The Lad
Arc The Lad 2 (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Arc The Lad III (US) (IDWS)
Ape Escape 8.5
Armored Core 7.7
Armored Core : Project Phantasma 7.9
Asterix and Obelix
Azure Dream

B
Backstreet billiards New
Batman Forever The Arcade Game (23MB)
Battle Arena Toshiden
Battle Arena Toshiden 2 (7MB)
Battle Arena Toshiden 4 (30MB)
Battle Hunter (24 MB)
Beyond the Beyond (42 MB)
Bishi Bashi Special
Bishi Bashi Special 3
Brave Fencer Musashi
Breath of Fire III (Part 1 , Part 2 , Part 3) All=100 MB
Breath of Fire IV (Part 1 , Part 2)
Board Game New
Brigandine (Part 1 , Part 2 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Brigandine the legend of forsena New
Blood roar 2 New

C
C-Contra (44 MB)
Captain Tsubasa Get in the Tomorrow (J)
Captain Tsubasa Road to 2002(J)
Castlevania Symphony of the Night
Chocobo's Dungeon 2
Chocobo's Racing
Chrono Cross *Disc 1 | *Disc 2
Chrono Trigger
Clock Tower New
Clock Tower 2
Constructor
Crash Bandicoot 1,2,3
Crash Bash (66 MB)
Crash Team Racing

D
Dance Dance Revolution Best Hits  New
Diablo New
Digimon Digital Card Battle (25 MB)
Digimon Rumble Arena (10 MB)
Digimon World
Digimon World 2
Digimon World 3
Dino Crisis
Dino Crisis 2
Dragon Ball GT: Final Bout
Dragon Ball Trilogy(3 in 1)
Dragon Seed
Dragon Valor *Disc 1 (Part 1,Part 2,Part 3) | *Disc 2 (Part 1,Part 2,Part 3)
Driver
Driver 2 *Disc 1 | *Disc 2
Dynasty Warrior

E
Ergheiz (18 MB)
Eternal Eyes
Eternal Wings a.k.a Lets & Go

F
Fear Effect  New
Fear Effect 2 : Retro Helix New
Fighting Force 2
Fisherman's Bait New
Final Fantasy V Anthology
Final Fantasy VI Anthology
Final Fantasy VII *Disc 1 | *Disc 2 | *Disc 3
Final Fantasy VIII *Disc 1 | *Disc 2 | *Disc 3 | *Disc 4
Final Fantasy IX *Disc 1 | *Disc 2 | *Disc 3 | *Disc 4
Final Fantasy Origins
Final Fantasy Tactic (27 MB)
Fisherman's Bait (41 MB)
Front Mission 2 (J) (31 MB)
Front Mission 3
Front Mission Alternative (33 MB)

G
GTA san Andreas

G Generation F *Disc 1 | *Disc 2 | *Disc 3
Gallop Race PASW : Renzonokuken@indowebster.web.id New
Gekido : Urban Fighter New
Game Shark Lite (1 MB)
Gear Fighter DendOh (37 MB)
Grandia *Disc 1 (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4 , Part 5) | *Disc 2 (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4 , Part 5)
Gran Turismo
Gran Turismo 2 *Disc 1 | *Disc 2
Gundam Battle Assault 2

H
Harlem Beat - You're The One
Harry Potter and The Sorcerer's Stone (Part 1 , Part 2) Pass : http://snesorama.us
Harvest Moon Back to Nature (30 MB)
Harvest Moon Back to Nature (Bahasa Indonesia) (30 MB)
Harvest Moon for Girls (J) (53 MB)
Herc's Adventures (Pass: innocent)
Hog of War
Hoshigami Ruining Blue Earth (Part 1 , Part 2)
Hunter X Hunter: Maboroshi no Greed Island (J) (14 MB)
Hyakujuu Sentai Gaoranger (86 MB)

I
Initial D New


J
Jackie Chan: Stuntmaster (Part 1,Part 2,Part 3,Part 4,Part 5)
Jade Cocoon : Story of the Tamamayu (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)

K
Kartia Pasw :tatsuya New
Kamen Rider Agito (J)
Kamen Rider Heroes (93 MB)
Kamen Rider Kuuga
Kamen Rider V3 (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Kamen Rider Ryuki (76 MB)
Kamen Rider The Bike Race
Kartia
Kensei
Kenshin RPG (samurai X)
King of Fighter 98 (Ripped Sound) (32 MB)
Klonoa : Door to Phantomile
Klonoa : Beach Volley Ball New

L
Legacy of Kain: Soul Reaver (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Legend of Dragoon *Disc 1 (Part 1 , Part 2 , Part 3) | *Disc 2 (Part 1 , Part 2 , Part 3) | *Disc 3 (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4) | *Disc 4 (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Legend of Legaia
Legend of Mana (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Lunar Silver Star Story New
Lunar 2 Eternal Blue New


M
Marvel VS Capcom
Megaman 8
Megaman Legends
Megaman Legends 2
Megaman X4
Megaman X5
Megaman X6
Metal Gear Solid Integral *Disc 1 | *Disc 2 | *Disc 3
Metal Slug X (35 MB)
Mickey's Wild Adventure (Part1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Monster Rancher 2
Monster Seed
Mortal Kombat Trilogy
Mr.Driller New


N
Nascar Rumble Racing (68 MB)
Need For Speed : Porsche Unleashed New
Nuclear Strike New

O
One Piece (47 MB)
One Piece Grand Battle 2 (pass: tinktank)
Omega Boost (7 MB)

P
Parappa The Rapper
Parasite Eve New
Parasite Eve 2 *Disc 1 | *Disc 2
Pepsi Man (11 MB)
Persona 2 (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Power Ranger: Light Speed Rescue Pass : innocent
Poypoy 2 (Part 1 , Part 2)
Puzzle Fighter 2 

Q

R
Rampage : Through Time New
Rampage 2
RC de Go New
RC Helicopter New
Red Asphalt New
Resident Evil : Director's Cut-Uncut New
Resident Evil Survivor New
Resident Evil 1
Resident Evil 2 *Disc 1 | *Disc 2
Resident Evil 3 Nemesis
RPG Maker (12 MB)
Rhapsody: A Musical Adventure (Part 1 , Part 2 , Part 3)
Road Rash Jail Break
Romance of Three Kingdom (Part 1 , Part 2)

S
Saga Frontier New
Saga Frontier 2 (Part 1 , Part 2 , Part 3)
Sailormoon New
Saiyuki : Journey to The West New
SD Gundam Eiyuuki Daikessen Knight vs. Musha (68 MB)
Shaman King Spirit of Shaman(J) Pass : rendy1287
Sim City 2000 (35 MB)
Sim Theme Park
Silent Bomber New
Silent Hill New
Seirei Hata Rayblade New
Spyro 2 New
Star Ocean *Disc 1 | *Disc 2
Suikoden (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Suikoden II (Part 1 , Part 2 , Part 3)
Super Hero Sakusen
Super Tokusatsu Taisen
Super Robot Wars Alpha
Super Robot Wars Alpha Gaiden (Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4)
Super Robot Wars Alpha New
Super Robot Wars Final New
Super Shoot Soccer
SRW Alpha New
Syphon Filter
Syphon Filter 3

T
Tactic Ogre (35 MB) Pass : kurogane
Tales of Destiny
Tales of Destiny 2 (Tales of Eternia) *Disc 1 | *Disc 2 | *Disc 3
Tales of Phantasia 2 , English Patch
Team Buddies Pass : Code:04
Tekken 3 Pass : kyaracuy
Tenchu 2 : Birth of Stealth Asassin New
Test Drive 6 New
The Adventure of Little Ralph(J) (55 MB) Pass : Areal-EGW
The Game of Life
Thread of Fate New
Thousand Arms New
Thrill Kill New
Tokimeki Memorial Drama Series Vol. 1: Nijiiro no Seishun New
Tokimeki Memorial 2 Substories: Dancing Summer Vacation New
Tomba New
Tomba 2 (12 MB)
The Great Battle VI (Part 1 , Part 2 , Part 3)
Theme Hospital
Thread of Fate
Tom and Jerry (79 MB)
Tomb Raider Last Revelation
Tomb Raider Chronicles  New
Tomb Raider 2 New
Tomb Raider 3 New
Tony Hawk's Pro Skater 4
Twisted Metal 4

U

V
Vagrant Stories (80 MB)
Vandal Heart II
Vanguard Bandits
Valkriye Profile *Disc 1 | *Disc 2
Vigilante 8
Vigilante 8 2nd Offence

W
War Hammer Dark Omen
Wild Arm (Part 1 , Part 2 , Part 3)
Wild Arm 2 *Disc 1 (Part 1 , Part 2 , Part 3) | *Disc 2 (Part 1 , Part 2 , Part 3)
World's Scariest Police Chases
Worms New
Worms Armageddon New
Wu-Tang Shaolin Style
WWF Smack Down 2
Winning Eleven 8 New

X
Xenogear *Disc 1 | *Disc 2

Y
Yu-Gi-Oh! Forbidden Memories

Z
Zoids
Zoids 2

Selasa, 11 Januari 2011

Tata Cara Melakukan Ibadah Haji


Ibadah Haji

Haji adalah salah satu jenis ibadah yang banyak menguras tenaga, bukan secara fisik saja, namun juga mental. Makna dari pelaksanaan rukun Islam yang ke lima ini adalah untuk mendekatkan dan penyerahan diri kepada Allah SWT.
Selain maknanya, kita pun harus memahami tata cara ibadah haji yang benar. Agar pelaksanaannya tidak hanya sekedar asal-asalan saja. Tujuannya jelas agar memperoleh haji yang benar-benar mabrur dan selalu mendapat ridha dariNya.

1. Melaksanakan ihram
Kegiatan ini bisa dimulai pada hari-hari pertama bulan Syawal dengan cara mandi dan berwudhu, kemudian mengenakan Ihram untuk melakukan ibadah haji. Setelah itu berangkat menuju Arafah serta melafalkan do’a untuk meniatkan diri. Apabila seseorang hendak melakukan ibadah haji ataupun umrah, maka hendaknya ia berangkat ke Mekkah pada bulan-bulan haji, dan afdhalnya adalah berihram di miqat untuk umrah agar haji yang dilakukannya adalah haji tamattu’. Ia memulai ihram umrahnya dari miqat, dan sesaat sebelum berihram hendaknya mandi terlebih dahulu seperti mandi dari janabat, rambut kepala dan jenggot dioles dengan minyak wangi (farfum), lalu berpakaian ihram.
Sebaiknya memulai ihramnya setelah usai melakukan shalat fardhu, jika memang waktunya telah masuk, atau sesudah melakukan shalat sunnah wudhu; sebab tidak ada shalat sunnat khusus untuk ihram dan tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam. Kemudian bertalbiyah dengan mengucapkan:
لَبَّيْكَ اَللَّهُمَّ عُمْرةً، لَبَّيْكَ اَللَّهُمَّ لَبَّيْكََ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لاَ شرِيْكَ لَكَ.
“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah, Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah aku penuhi; aku penuhi panggilan-Mu tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu; Sesungguhnya segala puji dan kenikmatan adalah milik-Mu dan begitu pula kerajaan, tiada sekutu bagi-Mu.”
Talbiyah tersebut terus dilakukan hingga tiba di Mekkah. Talbiyah dihentikan apabila akan memulai thawaf; thawaf dimulai dengan mengusap dan mengecup Hajar Aswad jika hal itu memungkinkan, namun jika tidak, maka cukup dengan berisyarat saja kepadanya sambil mengucapkan:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ إِيْمَانًا بِكَ، وَتَصْدِيْقًا بِكِتَابِكَ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ، وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

“Dengan menyebut nama Allah, dan Allah Mahabesar; Ya Allah, karena iman kepada-Mu, percaya kepada kitab suci-Mu, dan karena memenuhi janji-Mu serta mengikuti sunnah nabi-Mu Nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam.”
Posisi Ka’bah harus berada pada posisi sebelah kiri dan berputar mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, dimulai dan diakhiri pada Hajar Aswad. Bagi laki-laki disunnatkan berlari-lari kecil pada putaran ketiga pertama dengan cara mempercepat jalan dan memperpendek langkah serta melakukan idhthiba’ selama thawaf, yaitu membiarkan pundak kanan terbuka sedangkan pundak kiri tertutup oleh kain ihram (diselendangkan). Dan setiap kali berada pada posisi sejajar dengan Hajar Aswad bertakbir (mengucapkan: Allahu Akbar), dan di saat berada di antara sudut Rukun Yamani dan Hajar Aswad berdoa dengan membaca:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
“Wahai Tuhanku, anugerahkanlah kepada kami kebaikan di dunia ini dan kebaikan di akhirat kelak, dan hindarkanlah kami dari adzab api Neraka.”
Untuk selebihnya boleh berdzikir dan berdoa dengan dzikir atau doa apa saja yang kita kehendaki.
Dalam thawaf tidak ada doa tertentu pada setiap putarannya, maka dari itu hendaknya kita waspada terhadap berbagai buku kecil yang ada di tangan para jama’ah haji, yang di dalam buku itu ditulis doa khusus untuk setiap putaran thawaf; itu semua adalah bid’ah tidak pernah dilakukan atau diajarkan oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, sementara beliau sudah menegaskan: “Setiap bid’ah itu adalah kesesatan”.
Ada satu perkara yang wajib diperhatikan oleh orang yang melakukan thawaf, yaitu kesalahan yang dilakukan oleh sebahagian jama’ah pada waktu ramai (berdesak-desakan); mereka thawaf masuk lewat pintu Hijir Isma’il dan keluar dari pintu yang lain. Mereka tidak menyertakan Hijir Isma’il itu sebagai bagian Ka’bah yang wajib di thawafi. Ini adalah suatu kesalahan, sebab Hijir Isma’il itu sebagian besarnya termasuk bagian Ka’bah, maka barangsiapa yang thawaf dengan menerobos lewat pintu Hijir itu, maka berarti tidak memutari (thawaf) Ka’bah dan thawafnya tidak shah.
Seusai melakukan thawaf hendaklah shalat dua raka’at di belakang Maqam Ibrahim, jika hal itu memungkinkan; namun jika tidak memungkinkan, maka hendaklah shalat di mana saja di dalam Masjidil Haram itu. Setelah itu pergi menuju Shafa dan apabila telah mendekatinya membaca:
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ …
tanpa mengulanginya kembali sesudah itu. Kemudian naik ke atas Shafa, menghadap ke Qiblat (Ka’bah) lalu mengangkat kedua tangan dan bertakbir serta bertahmid, lalu mengucapkan:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ.
Kemudian berdoa, lalu mengulang dzikir tersebut, lalu berdoa lagi, berdzikir yang ketiga kalinya.
Setelah itu turun menuju Marwa dengan berjalan kaki biasa hingga sampai pada tanda hijau (tiang hijau), dari tanda hijau itu berjalan cepat (lari-lari kecil) jika hal uitu memungkinkan dan tidak mengganggu orang lain, hingga sampai pada tanda hijau berikutnya, lalu berjalan seperti biasa hingga sampai di Marwa. Apabila telah sampai di Marwa, naik ke atasnya dan menghadap ke Qiblat sambil mengangkat kedua tangan dan membaca bacaan seperti yang dibaca di Shafa. Maka dengan demikian selesailah satu putaran.
Kemudian, dari Marwa kembali berjalan menuju Shafa, ini adalah putaran yang kedua. Bacaan yang dibaca sama dan yang dikerjakan pun sama dengan yang dikerjakan pada putaran pertama tadi. Apabila telah sempurna melakukan tujuh putaran, (dari Shafa ke Marwa dihitung satu putaran dan dari Marwa ke Shafa satu putaran) yang berakhir di Marwa, maka hendaklah menggunting seluruh bagian rambut kepala (memendekkannya) hingga benar-benar tampak pendek. Sedangkan kaum wanita cukup memotong ujung rambutnya sepanjang ujung jari kemudian bertahallul dari ihramnya secara sempurna, melakukan apa saja yang dihalalkan oleh Allah Subhannahu wa Ta’ala seperti mencampuri istri, berwangi-wangian dan berpakaian biasa serta lain-lainnya.
Pada tanggal 8 Dzulhijjah berihram kembali untuk ibadah haji. Dimulai dengan mandi, memakai wangi-wangian dan mengenakan pakaian ihram. Setelah itu pergi menuju Mina dan melakukan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Shubuh di sana (shalat lima waktu). Shalat Zhuhur, ‘Ashar dan Isya dilaksanakan secara qashar (dipersingkat menjadi dua raka’at) masing-masing pada waktunya dengan tidak men-jama’nya. Jadi hanya mengqashar saja selama berada di Mina.
Pada keesokan harinya (tanggal 9, hari ‘Arafah) setelah matahari terbit, berangkat lagi menuju padang Arafah, dan jika memungkinkan tinggal di (masjid) Namirah. Tetapi jika tidak memungkinkan maka langsung menuju kawasan Arafah kemudian singgah di sana, lalu apabila matahari sudah condong ke arah barat, lakukanlah shalat Zhuhur dan ‘Ashar dengan cara qashar dan taqdim, setelah itu habiskanlah sisa waktu untuk dzikir mengingat Allah, berdoa kepada-Nya, membaca Al-Qur’an dan amalan-amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala. Dan hendaklah saat-saat akhir hari itu digunakan untuk berdoa kepada Allah secara serius, karena saat-saat itu merupakan saat-saat mustajab.

2. Wukuf
Pelaksanaannya adalah tanggal 9 di bulan Zulhijah yang dimulai ketika matahari telah tenggelam hingga mulai terbit lagi pada keesokan harinya, yaitu saat yang tepat untuk melakukan penyembelihan hewan kurban.
Apabila matahari telah terbenam, berangkatlah menuju Muzdalifah, setibanya di sana lakukanlah shalat Maghrib dan ‘Isya’ secara jama’ qashar ta’khir, dan hendaknya tetap berada di Muzdalifah hingga shalat Subuh. Setelah itu berdoa kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala hingga cahaya tampak terang sekali, kemudian berangkat melanjutkan perjalanan menuju Mina.
 
3. Mabit di kota Mekkah
Waktu pelaksanaannya adalah di waktu malan hingga sebelum matahari terbit. Jamaah haji harus mengumpulkan batu kecil atau kerikil yang jumlahnya 49 serta melaksanakan ibadah shalat subuh, kemudian berangkat ke Mina. Sampai di sana berhenti sementara waktu di monumen yang suci dengan tujuan berzikir serta melakukan shalat subuh.
Bagi orang-orang yang tidak mampu menghadapi desakan para jama’ah (di waktu melontar Jumrah) boleh berangkat dari Muzdalifah sebelum fajar Subuh terbit, karena Nabi Shalallaahu alaihi wasalam telah memberikan keringanan (rukhshah) untuk hal yang demikian.

4. Melempar jumrah
Apabila telah sampai di Mina bergegaslah melontar Jumrah ‘Aqabah dengan tujuh lontaran (lemparan) dengan menggunakan tujuh biji batu kerikil kecil, pada setiap lontaran dibarengi dengan takbir (membaca: Allahu akbar), setelah itu menyembelih hewan hady yang telah disiapkan sebelumnya, lalu mencukur habis rambut kepala. 

5. Tahalul
Yaitu melepas ihram setelah semua rukun ibadah Haji telah rampung dikerjakan. Mencukur habis rambut kepala itu lebih baik dan lebih utama daripada memendekkannya saja, tetapi jika hanya dipendekkan saja, maka tidak mengapa. Bagi wanita cukup memotong ujung rambutnya saja kira-kira seujung jari. Dengan demikian selesailah melakukan tahallul pertama, maka boleh baginya melakukan semua larangan ihram kecuali jima’ (bersetubuh).
Setelah itu pergi ke tempat peristirahatan (kemah) untuk berbersih diri (mandi dll), berwangi-wangian dan memakai pakaian biasa, setelah itu berangkat menuju Mekkah untuk melakukan thawaf ifadhah sebanyak tujuh putaran dan sa’i di Shafa dan Marwa sebanyak tujuh putaran juga. Thawaf dan sa’i tersebut adalah untuk thawaf dan sa’i haji, sebagaimana thawaf dan sa’i yang dilakukan di waktu pertama datang ke Mekkah sebagai thawaf dan sa’i umrah. Maka dengan (melakukan thawaf ifadhah dan sa’i tersebut) boleh melakukan apa saja, termasuk bersetubuh dengan istri.
Mari kita perhatikan apa yang harus dilakukan oleh jama’ah haji pada hari ‘Idul Adha (10 Dzulhijjah)? Jama’ah haji pada hari ‘Idul Adha melakukan: melontar jumrah ‘Aqabah, lalu menyembelih hady (hewan kurban), lalu mencukur atau memendekkan rambut kepala, lalu thawaf, dan kemudian sa’i. Itulah lima manasik haji yang dikerjakan secara berurutan, namun jika dilakukan tidak secara berurutan maka tidaklah mengapa, karena pada suatu ketika Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam ditanya tentang mendahulukan yang satu dan menunda yang lain, maka setiap pertanyaan tentang mendahulukan dan mengakhirkan salah satu dari lima macam manasik tersebut beliau jawab, “Lakukanlah dan tidak mengapa”.
Karena itu, jika dari Muzdalifah langsung menuju Mekkah, lalu di sana melakukan thawaf dan sa’i kemudian ke Mina dan melontar, maka tidak mengapa; seandainya melontar lalu mencukur rambut sebelum menyembelih hady juga tidak mengapa; jika melontar lalu pergi ke Mekkah dan mengerjakan thawaf dan sa’i, juga tidak mengapa; dan jikalau setelah melontar, menyembelih dan mencukur rambut lalu pergi ke Mekkah dan melakukan sa’i sebelum melakukan thawaf, juga tidak mengapa. Yang penting adalah bahwa mendahulukan salah satu di antara lima macam manasik tersebut terhadap yang lainnya boleh-boleh saja, karena setiap pertanyaan yang diajukan kepada Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam tentang hal tersebut beliau jawab, “Lakukan dan tidak mengapa”. Itu semua merupakan bagian dari kemudahan dan belas kasih dariIterhadap Allah hamba-hamba-Nya.

6. Mabit di Mina
Amalan-amalan ibadah haji yang masih tersisa sesudah itu adalah mabit (bermalam) di Mina pada malam tanggal 11, 12 dan 13 bagi yang pulang lebih akhir, karena Allah Subhannahu wa Ta’ala telah berfirman, “Dan berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah dalam beberapa hari yang berbilang. Barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa baginya. Dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa baginya, bagi orang yang bertaqwa.” (Al-Baqarah: 203).
Maka hendaklah bermalam (mabit) di Mina pada malam ke 11 dan 12; bermalam pada dua malam itu boleh dengan cara berdiam di sana dalam ukuran malam yang lebih banyak.
Apabila matahari telah tergelincir pada hari ke 11 (tanggal 11) maka melontar tiga Jumrah, dimulai dari Jumrah Shughra, yaitu Jumrah yang pertama yang terletak paling timur dibanding jumrah yang lain. Melontar dilakukan sebanyak 7 kali dengan 7 kerikil secara berurutan, pada setiap lontaran (lemparan) dibarengi dengan takbir (membaca: Allhu akbar), setelah itu beralih sedikit dari keramaian dan menghadap Kiblat dengan mengangkat kedua tangan seraya berdoa (memohon) kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala secukupnya. Kemudian maju menuju Jumrah Wustha lalu melontarnya sebanyak 7 kali secara berurutan, pada setiap lontaran dibarengi dengan takbir, kemudian maju sedikit keluar dari keramaian manusia dan berdoa secukupnya sambil mengangkat kedua tangan dengan menghadap Kiblat; sesudah itu menuju Jumrah Aqabah dan melontarnya dengan 7 kerikil secara berurutan dan setiap lontaran dibarengi dengan takbir. Di sini tidak perlu berdoa karena mencontoh Rasulullah .
Pada hari ke-12 (tanggal 12) melontar tiga Jumrah sebagaimana hari sebelumnya, demikian pula pada hari ke-13 jika menangguhkan keberangkatannya hingga hari ke-13.
Tidak boleh bagi siapa saja melontar pada hari ke-11, 12 dan 13 sebelum zawal (sebelum matahari tergelincir), sebab Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam tidak pernah melontar kecuali sesudah zawal, dan beliau bersabda, “Mencontohlah kamu kepadaku dalam cara melaksanakan manasik haji”.
Para shahabat Nabi pun selalu menunggu waktu zawal untuk melontar, maka apabila waktu zawal tiba mereka pun melontar. Kalau sekiranya melontar sebelum zawal itu boleh, niscaya Nabi n telah menjelaskannya kepada umatnya, baik itu melalui praktek beliau sendiri, ucapannya ataupun melalui iqrar-nya, dan niscaya Nabi Shalallaahu alaihi wasalam tidak memilih waktu siang hari, yaitu waktu terik panas matahari untuk melontar; apalagi di pagi hari itu lebih memudahkan jama’ah.
Dengan demikian jelaslah bahwa melontar di pagi hari itu tidak boleh, sebab sekiranya melontar di pagi hari itu termasuk ajaran Allah Ta’ala, niscaya Dia ajarkan kepada hamba-hamba-Nya, karena waktu pagi itu lebih mudah, di mana kita ketahui bahwasanya Allah Subhannahu wa Ta’ala biasanya menetapkan hukum yang termudah bagi hamba-hamba-Nya.
Namun demikian, boleh bagi seseorang yang tidak mampu menahan desakan orang banyak atau berangkat menuju Jamarat (pelontaran) pada siang hari untuk menunda waktu melontarnya hingga di malam hari, karena malam hari masih termasuk waktu melontar; dan tidak ada dalil yang menegaskan bahwa melontar pada malam hari itu tidak sah. Dalil yang ada adalah bahwasanya Nabi Shalallaahu alaihi wasalam telah menetapkan kapan waktu melontar boleh dimulai dan beliau tidak menetapkan batas waktu melontar berakhir, sedang hukum yang menjadi pegangan adalah bahwa perkara yang mempunyai makna mutlaq harus diberlakukan kemutlakannya, kecuali apabila ada dalil lain yang membatasinya dengan suatu sebab atau waktu.
Hendaknya setiap jama’ah haji selalu bersikap hati-hati dan tidak menganggap remeh masalah melontar Jamarat; karena banyak jama’ah yang meremehkannya sampai rela mewakilkannya kepada orang lain untuk melontarkan bagi dirinya, padahal dia masih mampu melontar sendiri! Yang demikian itu tidak boleh dan tidak sah, karena Allah Subhannahu wa Ta’ala telah berfirman di dalam Kitab Suci-Nya: “Dan sempurnakanlah haji dan umrah karena Allah”. (Al-Baqarah: 196).
Melontar Jumrah itu termasuk amalan haji, maka tidak boleh diabaikan; dan Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam pun tidak pernah mengizinkan keluarganya yang lemah untuk mewakilkan kewajiban melontar mereka kepada orang lain, beliau hanya mengizinkan kepada mereka berangkat dari Muzdalifah pada dini hari supaya mereka dapat melontar sendiri sebelum keramaian manusia. Dan Nabi Shalallaahu alaihi wasalam pun tidak mengizinkan para pengembala unta (yang beribadah haji) yang harus meninggalkan Mina karena ternak mereka untuk mewakilkan lontaran mereka kepada orang lain. Nabi Shalallaahu alaihi wasalam hanya mengizinkan mereka agar sehari melontar dan sehari tidak, lalu mereka melontar pada hari ketiga. Semua itu menunjukkan betapa pentingnya seorang jama’ah haji melontar sendiri dan tidak mewakilkannya kepada siapa pun. Ya, kacuali jika dalam keadaan terpaksa, maka boleh diwakilkan kepada orang lain, seperti karena sakit atau sudah lanjut usia, tidak mampu datang ke tempat pelontaran, atau karena hamil (bagi wanita) yang khawatir akan keselamatan diri dan bayi dalam kandungannya, maka dalam kondisi seperti itu melontar boleh diwakilkan.
Kalau sekiranya tidak karena ada riwayat dari sebahagian shahabat Nabi Shalallaahu alaihi wasalam yang menyatakan bahwa mereka melontarkan untuk anak-anak mereka, niscaya kami katakan, “Sesungguhnya orang yang lemah, gugur kewajiban melontarnya, karena melontar adalah kewajiban yang ia tidak mampu melakukannya, oleh karena itu, kewajiban itu gugur karena ketidakmampuannya”, akan tetapi karena ada riwayat jenis perwakilan melontar bagi anak-anak, maka tidak mengapa kalau orang yang tidak mampu melontar sendiri disamakan dengan anak-anak kecil.
Yang penting adalah, kita wajib mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, tidak meremehkannya, dan berusaha semaksimal mungkin melakukannya dengan diri kita sendiri, karena hal tersebut adalah ibadah, sebagaimana Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda,
إِنَّمَا جُعِلَ الطَّوَافُ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ، وَرَمْيُ الْجَمَرَاتِ لإِقَامَةِ ذِكْرِ اللهِ.
“Sesungguhnya thawaf di Baitullah dan di antara Shafa dan Marwa serta melontar Jumarat itu diperintahkan untuk menegakkan dzikir kepada Allah.” (Dikeluarkan oleh Abu Daud (no. 1888) dalam kitab Al-Manasik, At-Tirmidzi (no. 902) dalam kitab Al-Hajj, Ia mengatakan hasan shahih.)
Apabila haji telah selesai dilakukan, maka seseorang tidak boleh meninggalkan kota Mekkah menuju negerinya sebelum melakukan thawaf wada’ (thawaf perpisahan). Ibnu Abbar Radhiallaahu anhu berkata, “Pada suatu saat orang-orang pada pulang dari segala arah, maka Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Jangan ada seorang pun yang pulang sebelum akhir urusannya adalah di Baitullah (thawaf).”( kitab Al-Hajj )
Kecuali kalau wanita haid atau nifas dan telah melakukan thawaf ifadhah, maka thawaf wada’ menjadi gugur darinya. Di dalam hadits Ibnu Abbas Radhiallaahu anhu ia menuturkan, “Para jama’ah haji diperintahkan agar akhir urusan mereka adalah di Baitullah (thawaf), hanya saja thawaf tersebut digugurkan bagi wanita haid”( Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (no. 1755) dalam kitab Al-Hajj, Muslim (no. 380) dalam kitab Al-Hajj.).
Dan juga, karena Nabi Shalallaahu alaihi wasalam tatkala dikatakan kepadanya, bahwa Shafiyah (istri beliau) telah melakukan thawaf ifadhah, beliau bersabda, “Jika begitu hendaklah ia berangkat.”( Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (no. 1757, 1758, 1759) dalam kitab Al-Hajj, Muslim (no. 382-387) dalam kitab Al-Hajj.) Pada saat itu Shafiyah dalam keadaan haid.
Thawaf wada’ tersebut harus (wajib) menjadi sesuatu yang paling akhir (dari keberadaan kita di Mekkah). Dan dengannya kita dapat mengetahui bahwa apa yang dilakukan oleh sebagian jama’ah di saat mereka turun ke Mekkah, di sana mereka melakukan thawaf wada’, lalu kembali ke Mina, dan di Mina mereka melontar lalu berangkat menuju negeri mereka dari Mina adalah salah besar, thawaf wada’ yang mereka lakukan tidak mencukupinya, karena mereka tidak menjadikan thawaf sebagai amalan terakhir yang mereka lakukan, melainkan melontar jumrah yang mereka jadikan sebagai amalan akhir haji mereka.
Haji adalah jenis ibadah yang selalu dirindukan oleh semua pemeluk agama Islam. Oleh sebab itu bagi mereka yang sudah siap secara fisik dan mental dan punya kesempatan, agar segera melaksanakannya secepat mungkin agar kesempatan itu tidak menjadi hilang begitu saja.